EKSISTENSI SURAT KABAR

Mendengar istilah surat kabar atau Koran tentulah tidak asing di telinga masyarakat Indonesia. Jadi, surat kabar adalah lembaran tercetak yang memuat laporan yang terjadi di masyarakat dengan ciri-ciri terbit secara periodik, bersifat umum, isinya termasa dan aktual mengenai apa saja dan dimana saja di seluruh dunia untuk diketahui pembaca (Effendy,2005: 241).

Masyarakat Indonesia memiliki kebiasaan unik membaca surat kabar sambil menikmati segelas teh atau kopi hangat di tiap paginya. Bentuknya yang praktis serta mudah didapat diwarung ataupun toko manapun menjadikannya bacaan favorit masyarakat Indonesia disbanding majalah ataupun tabloid lainnya.

Namun dengan berkembangnya zaman, kini membaca berita tidak hanya melaluli surat kabar. Banyak alternative yang ditawarkan kepada penikmat berita. Salah satunya adalah berita online ataupun dengan media elektronik. Sehingga isu mengenai “kematian” eksistensi surat kabar makin merebak dengan luas.

b65a0f010e1f958447cedea65d49b314

Surat Kabar Online

im_surat-kabar5

Surat Kabar Cetak

Tapi, secanggih apapun media yang ditawarkan kepada masyarakat Indonesia tidak mampu mengurangi minat dan kecintaannya untuk tetap membaca surat kabar. “Forcast” tentang kematian media cetak belum menjadi kenyataan. Walau pun “Newsweek”, yang menjadi salah satu tonggak sejarah media cetak telah mati dan bersalin wajah ke media portal, ternyata eksistensi surat kabar masih bertahan, dan akan tetap menjadi bagian dari kebutuhan informasi dunia.

Mengapa hingga kini surat kabar masih bertahan? Berikut alasannya:

  • Keberadaannya masih dibutuhkan, terutama untuk wilayah yang masih jauh dari akses internet.
  • Sebagian besar penikmat berita lebih nyaman membacara surat kabar daripada media internet.
  • Harganya yang terjangkau bagi seluruh masyarakat.
  • Kecerdikan penerbit untuk melakukan restrukturisasi dengan kebijakan “convergensi” media.
  • Kuatnya faktor ekonomi, teknologi dan sosial budaya.
  • Kebanyakan masyarakat Indonesia cenderung untuk membaca secara konvensional karena dianggap lebih mudah untuk dibaca.
  • Akses untuk mendapatkan berita yang lebih detail lebih mudah tidak sesulit digital.
  • Berita yang disajikan lebih rinci dan tidak dibatasi.
  • Kertas dalam versi cetak memiliki aroma yang khas.
  • Budaya masyarakat Indonesia yang lebih suka untuk membaca secara konvensional, yakni dalam versi cetak masih lebih besar dibandingkan melalui versi digital.
  • Faktor kelengkapan dan sudut pandang penyampaian berita menjadi ‘nilai juang’ dari media cetak.
  • Berita yang disajikan lebih akurat karena benar menjaga kelengkapan dan nilai berita dibandingkan dengan media online yang lebih mengejar kecepatan waktu menyajikan berita tanpa memikirkan kelengkapan unsur – unsur berita dan kualitas berita.
  • Masih sebagai salah satu media favorit untuk mengiklankan suatu produk karena mampu menjangkau cakupan yang lebih luas.
  • Pengiklan dapat bebas memiliki pasar mana yang akan diprioritaskan. Dengan demikian dia dapat memilih media yang cocok dengan terget audience-nya
  • Memiliki sifat

Secara umum dapat kita simpulkan bahwa sekeras dan sehebat apapun kecanggihan media masa kini, surat kabar tetap memiliki kelebihan dan keisitimewaan sendiri yang tidak dimiliki oleh media lain sehingga mampu tetap menjaga eksistensinya dalam menyampaikan berita kepada pembaca.

Sumber:

  1. https://tulisandila.wordpress.com/2013/02/16/pengertian-surat-kabar/
  2. http://www.sukadi.net/2012/11/koran-penting-dan-tidak-penting.html
  3. http://www.indonesiaprintmedia.com/jendela-berita/234-koran-tidak-akan-mati.html
  4. https://hillunvilaylnapis.wordpress.com/2013/09/08/eksistensi-media-cetak-dalam-era-konvergensi-media/
  5. http://justhkl.blogspot.com/2014/09/eksistensi-media-cetak-di-era-digital.html
  6. http://media.kompasiana.com/new-media/2014/03/05/eksistensi-media-cetak-kini-dan-mendatang-636640.html
  7. http://www.anneahira.com/kelemahan-media-cetak.htm
  8. https://musa666.wordpress.com/2012/08/12/kekuatan-dan-kelemahan-media-cetak/

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s