Magang di Luar Negeri!

Halo. Apa kabar semuanya? Cukup lama yah saya vakum dari wordpress. Jadi kali ini, aku pengen cerita pengalaman asik dan baru, tentunya dengan tema yang berbeda (walaupun udah gak fresh lagi).

Apa itu??

MAGANG DI LUAR NEGERI!!!!

Kalau pertanyaan kalian itu seputar, ‘kok bisa?’, ‘gimana sih caranya?’, ‘mahal gak?’, ‘harus pinter gak?’ dan lain-lain, akan aku coba jawab melalui tulisan di blog ini.

Hal yang pertama yang harus kalian kumpulkan itu: NIAT. Kenapa niat, dengan niat yang kuat, maka segala proses itu akan serasa mudah untuk kalian lalui. Oh yah, kalian jangan pernah minder apalagi dengan latar belakang studi kalian. Banyak yang beranggapan kalau magang di luar negeri itu harus dari perguruan tinggi terkenal atau nggak harus dari jurusan hubungan internasional. Percayalah, aku gak dari keduanya.

Jadi, aku magang di saat udah semester 6 (dimana pada umumnya teman-teman di fakultas aku tuh magang di semester 5), agak telat dan gak papa lah yah. Untuk mencapai sesuatu yang bagus, emang ada hal yang harus dikorbankan.

Buat kalian yang belum tau aku kuliah dimana dan jurusan apa, aku  tuh salah satu mahasiswi angkatan 2014 jurusan Public Relations, Universitas Esa Unggul, buat kalian yang gak tau kampus ini dimana, main-mainlah ke http://www.esaunggul.ac.id .

Jadi, aku tuh magang di Konsulat Jendral Republik Indonesia, Penang, Malaysia. KJRI tuh apa? Jadi KJRI itu kantor perwakilan konsuler Indonesia pada wilayah tertentu pada negara asing yang memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia dan dikepalai oleh seorang konsul jenderal atau disingkat “Konjen”. sumber: wikipedia

Nah loh, kok anak PR magangnya di KJRI? Kenapa aku milih magang di luar negeri, terlebih di KJRI? Itu karena pengen membuktikan ke teman-teman yang lain kalau kita tuh sebenarnya sanggup dan mampu untuk menembus batas, dan untuk magang diluar negeri, anak PR juga mampu.

Processed with VSCO with 4 preset

Bareng Indira, menuju Penang

Gimana cara aku bisa nembus kesana? Ada orang dalam gak? Jujur, aku sama temenku gak punya kenalan siapa-siapa yang kerja disana. Benar-benar murni 100%. Sebelum memutuskan magang di KJRI Penang, kami sempat memasukkan lamaran di KBRI Bangkok, KBRI Singapore, dan KJRI Johor Bahru. Untuk KBRI Bangkok, karena slot yang tinggal hanya satu, jadi kami nolak dan alihin ke adik angkatan buat dia berangkat. Untuk KBRI Singapore, setelah dipikir-pikir biaya hidup yang mahal, kita memutuskan untuk gak lanjutin lamarannya, dan KJRI Johor Bahru, kita gak jadi juga karena lebih konsen ke penanganan masalah TKI, yang ternyata sama juga dengan KJRI Penang, (ini karena kurangnya pengetahuan kami akan fungsi perwakilan Indonesia di luar negeri, tapi gak papa.)

Processed with VSCO with 6 preset

Depan KJRI Penang

Cara masukin lamarannya gimana? Mutusin urat malu!

Loh? Iya. Harus lupain gengsi, harus berani nanya-nanya ke Facebook resminya, email langsung, kalau perlu kirim personal message ke admin fanspagenya. (ini versi aku yah). Soalnya beberapa teman magang dapat link itu karena senior mereka pernah magang disana, jadi kami yang pertama kali magang di KJRI Penang agak ngenes yah buat lolos kesana.

Biaya buat kesana habis berapa yah? Ini tergantung seberapa besar kalian mengontrol nafsu dalam belanja, dan seberapa besar kalian semangat buat cari link karyawan disana. Kenapa gitu, jadi kemaren waktu aku magang sama temenku, tempat yang kami sewa itu semacam apartemen, semua perabotan lengkap + sepeda motor digunakan untuk berangkat kantor. Sewa perbulannya itu RM 1000, kalau dirupiahin sekitar Rp. 3.064.650 (kurs RM 1.00 = Rp. 3064.65). Jadi apartemen ini yang punya, salah satu karyawan kantor KJRI Penang, link ini kami dapat dari karyawan yang menangani berkas lamaran kami, jadi kita gak malu buat nanya, ada gak penginapan murah gitu. Kebetulan ada juga teman magang dari salah satu PTN, mereka berempat menyewa apartemen yang sebulan itu Rp 18.000.000. Jadi, balik lagi dengan kegesitan kalian yah.

Processed with VSCO

View dari apartemen, fajar di Penang.

Di KJRI Penang, kita itu ditugaskan ke pelayanan masyarakat. Keluhan masyarakat Indonesia benar-benar menjadi hal yang diutamakan, selain masalah para TKI-TKI yang bermasalah. Banyak TKI yang benar-benar hak nya tidak dipenuhi oleh majikan, banyak juga yang harus kabur dari majikan, dapat perlakuan kasar, dan lain-lain. (Mengenai hal ini, dibahas di blog selanjutnya).

Magang di luar negeri itu asik. Bisa nambah pengalaman sekaligus liburan. Oh iya, dari rangkaian magang ini, aku dapat beberapa pelajaran. Salah satunya, kadar kecintaan terhadap ibu pertiwi meningkat.

Mengenai pegawai-pegawai di sana, yakin deh kalian akan betah, soalnya mereka welcome banget, kadang ngajak kita-kita (magang) buat jalan-jalan ngitarin Penang atau buat makan-makan doang. Gak berasa sendiri di luar negeri. Ini nih yang bikin kangen buat balik kesana lagi.

Processed with VSCO with 1 preset

Anak magang dan Pegawai KJRI 🙂

Sebenarnya, balikin ke diri yah, tujuan kalian melaksanakan program magang itu untuk apa. Sekedar pengguguran tanggungjawab kampus doang atau emang ngincer pengalamannya. Kebanyakan teman-teman itu magang cuma buat melaksanakan program wajib kampus padahal kampus bikin program magang gak gitu tujuannya, sampai teman yang lain asal magang dimana aja, kadang gak sesuai dengan apa yang harus mereka cari. Tapi kembali ke individu yah, masing-masing punya goals sendiri, dan salah satu life goals aku udah terpenuhi, Internship in abroad. Gimana dengan kalian?

Buat yang pengen nanya-nanya, boleh email langsung yah. 🙂 Open tanya-tanya kok.

Iklan

3 thoughts on “Magang di Luar Negeri!

  1. abellasafira berkata:

    Hai Kak, salam kenal. Saya Abel dari Malang.

    Kebetulan akhir bulan ini saya juga akan berangkat magang ke KJRI Penang bersama 4 orang teman saya. Sebenernya ada banyak banget yg ingin saya tanyakan 😂 seandainya kakak berkenan, boleh nggak saya minta id line/instagram?

    tapi kalo nggak bisa, saya langsung tanya disini aja ya hehe. Selama di KJRI, pakaian kerja seperti apa yg dikenakan sehari-hari? Lalu apakah pada hari sabtu minggu libur? Dan selama berkomunikasi di dalam dan diluar KJRI, menggunakan bahasa apa? Terima kasih banyak, sukses terus ya kak!

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s